PALI, ruangnews – PT Medco E & P Indonesia menyatakan terbuka untuk berdialog dengan masyarakat Desa Pengabuan, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terkait berbagai aspirasi yang disampaikan warga. Rabu 18 Februari 2026
Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara damai sebagai bagian dari prinsip keterbukaan dan komunikasi yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam keterangannya, Julianto Perwakilan Medco E&P menjelaskan bahwa pengelolaan lahan dan fasilitas operasional telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku. Seluruh kegiatan operasional juga dilakukan dengan koordinasi bersama SKK Migas serta pemerintah daerah setempat guna memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku di sektor hulu migas.
Selain itu, Julianto menegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional dan mengikuti regulasi yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan efektif, profesional, dan sesuai standar industri.
Perwakilan perusahaan juga menekankan komitmen Medco E&P untuk terus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar wilayah operasional, termasuk warga Desa Pengabuan.
“Perusahaan senantiasa terbuka untuk berdialog secara konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, guna menjaga hubungan yang harmonis dan mendukung kelancaran operasional,” Ungkap Julianto.
Dengan adanya keterbukaan ini, diharapkan komunikasi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta suasana kondusif yang mendukung pembangunan daerah serta keberlanjutan kegiatan operasional di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

