Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Training of Trainer (ToT) Pemateri Adab dan Etika Tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan berlangsung di Rupit, Selasa (10/02/2026).

Rakerda bergengsi ini dihadiri langsung oleh Bupati Musi Rawas Utara, H. Devi Suhartoni, didampingi Ketua MUI Muratara, H. Rafizen Karsudien, S.Pd, serta jajaran pengurus MUI, tokoh agama, dan sejumlah pemangku kepentingan daerah.

Mengusung tema “Sinergitas Ulama dan Umara dalam Mewujudkan Muratara Berhidayah lluk”, agenda strategis ini menegaskan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan ulama dalam memperkuat nilai adab, etika, serta akhlak mulia bagi generasi Muratara sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Muratara H. Devi Suhartoni menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif MUI yang langsung turun ke dunia pendidikan dasar.

“Saya selaku Bupati Musi Rawas Utara, dengan penuh rasa hormat, kerendahan hati, dan kegembiraan, sangat mendukung program ini. Kehadiran para tokoh alim ulama yang memberikan materi adab dan etika di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam membentuk karakter generasi penerus Muratara,” ujar Bupati Devi Suhartoni.

la menegaskan bahwa pembangunan Muratara tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus sejalan dengan pembentukan sumber daya manusia yang berakhlak, beretika, dan berkarakter kuat.

Sementara itu, Ketua MUI Muratara H. Rafizen Karsudien, S.Pd menegaskan bahwa tantangan moral generasi muda di era modern semakin kompleks, sehingga sinergi ulama dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membentengi anak-anak sejak dini.

Ujarnya, melalui Rakerda dan ToT ini, MUI Muratara optimistis akan lahir pemateri-pemateri yang kompeten dalam menyampaikan nilai adab dan etika di sekolah dasar.

Diharapkan, langkah ini mampu melahirkan generasi Muratara yang berkarakter, berakhlak mulia, berdaya saing, serta sejalan dengan semangat lluk Becakap, Iluk Bebuat.